Kementerian ATR/BPN Siapkan Strategi Guna Tingkatkan Perekonomian Nasional
![]() |
| Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Heri Santoso saat menjadi pembicara pada acara Ruang Ide dengan tema, Investasi Properti di Saat Krisis. |
Surabaya, Laras Post - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam mengatasi krisis ekonomi, menyiapkan strategi untuk meningkatkan perekonomian nasional.
Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Heri Santoso mengatakan, Kementerian ATR/BPN akan memaksimalkan program sertipikasi Proyek Nasional Agraria (Prona) guna meningkatkan perekonomian nasional, saat krisis ekonomi seperti sekarang ini.
“Sertipikat tanah sangat berguna untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya saat menjadi pembicara pada acara Ruang Ide dengan tema, Investasi Properti di Saat Krisis, pada Rabu (16/9/2015) di Ruang Semanggi, Gedung Graha Pena, Surabaya.
Heri mengatakan, dengan memegang sertipikat tanah, masyarakat akan lebih mudah mengembangkan usahanya. “Setiap Sertipikat Hak Atas Tanah (HAT) yang didapat melalui Prona, nantinya dapat diagunkan di bank sehingga akan dimaksimalkan oleh masyarakat untuk mendapatkan modal untuk usaha mereka,” tuturnya.
Menurutnya, Kementerian ATR/BPN tak hanya menggiatkan layanan Sertipikat Hak Atas Tanah saja, namun juga sedang melakukan sertipikasi tanah fasilitas sosial. “Kementerian kami juga sedang melakukan kegiatan pensertipikatan tanah-tanah fasilitas sosial seperti rumah ibadah, fasilitas umum, stadion bola,” tegas Heri.
Lebih lanjut Heri menyatakan, selain memaksimalkan kegiatan pensertipikatan tanah melalui Prona, Kementerian ATR/BPN juga sedang mengembangkan pusat-pusat ekonomi rakyat. Dengan cara mengalokasikan tanah-tanah terlantar yang akan diberdayakan penggunaanya. “Tanah-tanah ini akan digunakan untuk peternakan, pertanian, serta pusat-pusat kerajinan masyarakat,” terangnya.
Langkah lain yang dilakukan oleh Kementerian ATR/BPN, kata Heri, adalah mendukung program-program strategis nasional.
Menurutnya, melalui program-program itu, akan membuka banyak lapangan kerja bagi masyarakat serta merupakan tindak-lanjut dari program Nawacita. “Kementerian ATR/BPN akan selalu aktif dalam kegiatan pembebasan lahan untuk pembangunan bagi kepentingan umum,” tegas Heri.
Adapun acara Ruang Ide diselenggarakan oleh Harian Jawa Pos. Hadir pada acara itu Gubernur Provinsi Jawa Timur Soekarwo, Kepala Divisi Bidang Ekonomi Bank Nasional Indonesia (BNI) Ryan Kiryanto, serta Anggota Direksi Bank Tabungan Negara (BTN) Mansyur Nasution sebagai pembicara serta mengundang Pengusaha dan Agen Properti se-Jawa Timur. (her)







Tidak ada komentar