Sedekah Bumi Momentum Silaturahmi dan Kebersamaan Antar Umat
![]() |
| Warga berebut uang receh yang dilempar pada acara sedekah bumi di Bambu Apus, Jumat (18/9/15) |
Jakarta, Laras Post - Warga RW 03 Kelurahan Bambu menggelar acara Sedekah Bumi, bertempat di Perempatan Bambu Apus, yang dimulai Pukul 13.30 Jumat (18/9/15). Dihadiri ratusan warga, tokoh Masyarakat dan Muspika Kelurahan Bambu Apus dan Kelurahan Setu Kecamatan Cipayung.
Ketua Panitia Sedekah Bumi, Amin Jajuli, S.Sos mengatakan berterimakasih kepada seluruh warga dan masyarakat yang mendukung acara ini baik dukungan materi maupun moril. Dan dia juga berterimakasih kepada para undangan yang telah hadir pada acara ini.
![]() |
| Ketua Panitia Amin Jajuli foto bersama tokoh Muspika Kecamatan Cipayung diantaranya, Lurah Setu, Wahyu, Sekkel Keluraham Bambu Apus, Bimas Polsek Cipayung Joko Susanto, Peltu Sujono dan Ketua RW 03. |
Amin Jajuli juga mengatakan, bahwa acara Sedekah Bumi - atau dalam bahasa betawinya disebut ‘Baritan’-, selain tradisi yang sudah turun temurun juga menjalin kebersamaan antar umat dan bangsa. Karena hanya dengan ada acara seperti ini masyarakat khususnya Kelurahan Bambu dan sekitarnya bisa bertemu langsung dan bertatap muka.
Disebutkan Amin Jajuli acara sedekah bumi ini diadakan turun temurun dari jaman ke jaman semenjak nenek moyang terdahulu tidak tahu pasti mulai kapan diawalinya. Namun Baritan ini yang jelas dari jaman sebelum merdeka sudah diadakan acara seperti ini.
![]() |
| Sayuran pun habis dibagikan pada warga |
Walaupun untuk saat ini para petani sudah mulai punah karena ditelan jaman era modernisasi pembangunan dimana-dimana termasuk jalan Toll Jor yang tadinya lahan pesawahan dan ladang para petani. Namun demi untuk menjalin silaturahmi antara rakyat kecil dan rakyat menengah keatas acara seperti ini tetap diabadikan setiap tahunnya. Acara ini pula tanda rasa syukur atas rezeki yang diberikan Allah SWT dan mengharap keberkahan dan keselamatan dunia dan akhirat, sedekah bumi ini tetap dilestarikan, ujar jajuli sambil mengakhiri pembicaraannya.
Acara dimulai dengan rebutan hasil bumi semacam sayur-sayuran dan umbi-umbian yang dibagikan kepada warga yang hadir. Selanjutnya acara dzikir bersama yang diakhiri pembacaan doa bersama. Kemudian ramah tamah dengan menyantap hidangan secara bersama-sama. Berbarengan dengan itu selanjutnya para warga berebut uang receh yang dilemparkan panitia warga pun terlihat senang walaupun harus berdesak-desakan.
![]() |
| Makan bersama |
Kemeriahan itu tidak sampai disiang hari saja karena pada malam harinya (malam sabtu) digelar Wayang kulit semalam suntuk dan besok malamnya (malam minggu) akan ada tontonan Wayang Golek.
Hadir pada acara tersebut Kasie Pemerintahan Camat Cipayung H. Mulyadi mewakili Camat Cipayung yang berhalangan hadir, Kanit Bimas Polsek Cipayung, Joko Susanto mewakili Kapolsek Cipayung, Perwakilan Koramil Cipayung Peltu Sujono, Lurah Setu Wahyu dan Sekel Kelurahan Bambu Apus. (Sugih/Yandi)
![]() |
| Riungan |











Tidak ada komentar