Breaking News

,

Pemimpin Harus Tahu Kesulitan Rakyat

Menteri ATR/Kepala BPN, Ferry Mursyidan Baldan bersama jurnalis cilik.
Jakarta, Laras Post – Seorang pemimpin harus mau tahu kesulitan rakyat dan jangan membuat rakyat menjadi sulit serta tak boleh melakukan korupsi.

“Pemimpin tidak boleh bikin susah rakyat dan tidak boleh korupsi,” kata Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Ferry Mursyidan Baldan, saat menerima 15 jurnalis cilik Media Indonesia, pada Rabu (9/9/2015), di ruang kerjanya, Lantai 2 Gedung Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Jakarta.

Jurnalis cilik binaan Media Indonesia tersebut, berasal dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) maupun Sekolah Dasar Swasta yang berada di wilayah DKI Jakarta.

Pada kesempatan tersebut, Ferry menyampaikan biodata dirinya serta hal-hal yang menarik yang dialami sewaktu kecil. “Saya anak kedua dari empat bersaudara. Saya dulu bersekolah SD di Slipi dan Sekolah Menengah di Al-Azhar. Waktu kecil saya juga bercita-cita menjadi pilot dan diplomat,” ujarnya.

Ferry mengatakan bahwa Ia juga memiliki hobi jalan-jalan (travelling). “Saya juga sangat suka berorganisasi,” tambah Ferry.

Lebih lanjut Ferry menyatakan, sebagai Menteri ATR/Kepala BPN, dirinya sedang berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

“Kini Kementerian ATR/BPN sedang melakukan banyak inovasi pertanahan, seperti Pelayanan Sabtu-Minggu serta membuka pelayanan di pusat-pusat keramaian seperti Mall atau Car Free Day (CFD),” jelas Ferry.

Menteri ATR/Kepala BPN juga berkenan untuk foto bersama dengan para jurnalis cilik serta memberikan kenang-kenangan berupa tandatangan kepada setiap jurnalis cilik yang hadir. (her)

Tidak ada komentar